Skip to main content

Posts

Kebudayaan dan Kondisi Masyarakat Madinah Sebelum Islam

  Kebudayaan dan Kondisi Masyarakat Madinah Sebelum Islam Madinah pada mulanya bernama Yasrib, dinamakan Yasrib karena orang pertama yang tinggal di kota ini bernama Yasrib bin Qa’id bin Ubail bin Aus bin Amaliq bin Lawudz bin Iram, salah seorang anak keturunan Sam, putra Nabi Nuh a.s. kota ini sudah terbentuk kurang lebih 1600 tahun sebelum masehi. Kota Yasrib berjarak sekitar 300 mil sebelah utara kota Makkah, merupakan kota yang makmur dan subur dengan pertaniannya. Sebagai pusat pertanian, kota ini menjadi menarik bagi penduduk kota lain untuk berpindah kesana. Kota Yasrib dikelilingi oleh gunung berbatu, disini terdapat banyak lembah, atau yang paling terkenal dengan nama Wadi. Persawahan dan perkebunan yang subur menjadi sandaran hidup penduduk setempat. Penghasilan terbesarnya adalah anggur dan kurma, tidak mengherankan jika kurma terbaik di dunia terdapat di kota ini. Luas kota Yasrib kala itu hanya sekitar 15 km dan sekarang sudah berkembang menjadi 293 km dengan batas...

Kerajaan Demak dan Kerajaan Pajang

  Kerajaan Demak Kerajaan demak adalah salah satu kerajaan terbesar di Pulau Jawa. Jika sebelumnya kerajaan di Nusantara berpedoman pada agama Hindu, berbeda dengan Demak yang melakukan penyebaran agama Islam di Nusantara. Berdirinya kerajaan ini berkat jasa para Wali Songo, dalam upaya menyiarkan agama Islam. Mereka berhasil memusatkan syiar ini dalam satu lokasi, yaitu Demak di pesisir utara Jawa Tengah. Beberapa mubaligh yang ditunjuk untuk menyiarkan Islam di Demak yaitu Raden Fatah dan Sunan Ampel, bahkan Raden Fatah berhasil mendirikan pesantren di Desa Glagah Wangi. Para mubaligh tidak perlu waktu lama, karena Desa Glagah Wangi berhasil memikat minat masyarakat. Desa ini kemudian menjadi pusat ilmu pengetahuan, bahkan beberapa waktu kemudian menjadi pusat perdagangan. Desa ini pun akhirnya menjadi Kerajaan Demak, dan menjadi kerajaan islam pertama di Jawa. Kerajaan ini resmi berdiri pada tahun 1481 M (1403 Saka) dengan pendiri Raden Fatah, beberapa saat setelah runtuhn...

Syariat, Tarekat dan Hakikat

Syariat, Tarekat dan Hakikat A. Pengertian Syariat, Tarekat dan Hakikat 1. Syariat a. Pengertian Syariat Secara bahasa syariat memiliki arti memulai, jelas, terang, peraturan, undangundang dan hukum. Sedangkan secara istilah yang dimaksud dengan menurut Ali bin al-Hani syariat adalah perintah atau larangan Allah Swt. yang bersifat taklif (tuntutan beribadah yang dibebankan kepada makhluk) sebagai bentuk beribadah kepada Allah Swt. yang berkaitan dengan anggota badan (lahiriyah). Sedangkan menurut Nawawi al-Bantani yang dimaksud dengan syariat adalah hukum-hukum Allah yang dibawa oleh Rasulullah Saw. supaya diamalkan oleh umatnya yang meliputi perkara mubah, wajib, sunnah, makruh dan haram. Dari beberapa pengertian di atas, yang dimaksud dengan syariat adalah hukum-hukum yang dibebankan kepada umat Islam supaya diamalkan dan bernilai beribadah. Syariat menjadi petunjuk untuk hidup secara tepat di dunia ini, karena selain berkaitan dengan perihal ibadah, syariat juga mencakup perihal mor...

Strategi dakwah dan Peran Walisanga terhadap Peradaban Indonesia

  A. Strategi Dakwah Walisanga 1. Maulana Malik Ibrahim Maulana Malik Ibrahim pada awal dakwahnya menggunakan pendekatan kekeluargaan dengan menawarkan putrinya untuk diperistri Raja Majapahit. Upaya ini rupanya tidak berhasil, karena belum sampai tujuan, rombongan terkena serangan penyakit hingga banyak yang meninggal.Namun demikian tantangan ini rupanya tidak menyurutkan tekad Maulana   Malik Ibrahim untuk berdakwah untuk mengislamkan kerajaan Majapahit. Pada langkah berikutnya Maulana Malik Ibrahim mengambil jalur pendidikan dengan mendirikan pesantren. Dinamakan pesantren karena merupakan tempat belajar para santri. Upaya pendidikan di pesantren olehSyaikh Maulana Malik Ibrahim dimaksudkan untuk menampung dan menjawab permasalahan-permasalahan sosial keagamaan serta menghimpun santri. Karena komitmen dan konsistensinya dalam mendakwahkan Islam, Maulana Malik Ibrahim dipandang sebagai “Bapak (Ayah) Spiritual Walisanga”. 2. Sunan Ampel (Raden Rahmatullah) Dalam tahap...

Biografi Walisongo

 BIOGRAFI WALI SONGO Bagi masyarakat muslim Indonesia sebutan Walisanga memberikan makna khusus terhadap keberadaan tokoh-tokoh yang berperan penting dalam pengembangan Islam pada abad ke -15 hingga 16 Masehi di pulau Jawa. Kehadiran Walisanga dengan ajaran-ajarannya memiliki pengaruh yang kuat dalam masyarakat Islam di Jawa. Masyarakat Jawa memanggil Sunan kepada para Walisanga. Kata Sunan atau Susuhunan berasal dari kata suhun-kasuhun-sinuhun berarti yang dijunjung tinggi/ dijunjung di atas kepala juga bermakna paduka yang mulia. Gelar atau sebutan Sunan digunakan oleh para raja Mataram Islam sampai kerajaan Surakarta dewasa ini. Bagi sebagian besar masyarakat Jawa, Walisanga dianggap memiliki nilai kekeramatan dan kemampuankemampuan di luar kelaziman. Walisanga merupakan sembilan ulama yang merupakan pelopor dan pejuang penyiaran Islam di Jawa pada abad XV dan XVI. Masih terdapat perbedaan pendapat tentang nama-nama Walisanga. Namun yang lazim disebut sebagai Walisanga adalah se...

ILMU KALAM

ILMU KALAM A.       Pengertian Ilmu Kalam Ilmu Kalam adalah ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan argumentasi yang rasional atau sesuai dengan pemahaman akal manusia. Kitab Suci Al-Quran menegaskan bahwa fondasi agama dan iman adalah pemikiran logis. Al-Quran selalu menekankan agar manusia beriman dengan menggunakan pikiran.   Dalam pandangan Al-Quran, taklid belum dapat dikatakan cukup untuk mengimani dan memahami keyakinankeyakinan (akidah) pokoknya. Karena itu, manusia harus melakukan telaah atau investigasi rasional atas prinsip-prinsip dasar dan akidah-akidah agama. Secara Bahasa ilmu adalah suatu pengetahuan dan kalam artinya perkataan atau percakapan. Kalam yang dimaksud bukan pembicaraan dalam pengertian sehari-hari, melainkan dalam pengertian pembicaraan yang bernalar dengan menggunakan logika. Maka ciri utama ilmu kalam ialah rasionalitas. Pengertian Ilmu Kalam Menurut Ahli 1)     ...